Beranda / Konsultasi Manajemen / Procurement & Supply Chain Advisory
CONSULTING

Procurement & Supply Chain Advisory

Procurement & Supply Chain Advisory untuk membantu perusahaan meninjau proses pengadaan, aliran informasi, kontrol, kinerja penyedia, dan prioritas perbaikan secara terstruktur.
Diskusi konsultasi pengadaan dan pengelolaan rantai pasok

Fokus layanan

Layanan ini membantu perusahaan melihat keterkaitan antara perencanaan kebutuhan, sourcing, evaluasi, pengelolaan vendor, kontrak, persediaan, dan distribusi. Scope disesuaikan dengan proses yang ingin ditinjau, data yang tersedia, serta isu yang paling memengaruhi mutu layanan, biaya, dan kontrol internal.

Tahapan pendampingan

01
Discovery dan Pemetaan Proses

Menetapkan tujuan advisory, unit yang terlibat, proses end-to-end yang akan ditinjau, serta indikator dan dokumen yang tersedia.

02
Process Review dan Gap Analysis

Memetakan alur kerja, keputusan, handoff, kontrol, serta titik hambatan untuk memahami akar masalah dan area yang perlu diperkuat.

03
Prioritas Perbaikan dan Desain Roadmap

Menyusun opsi perbaikan berdasarkan dampak, kemudahan implementasi, kebutuhan kebijakan, data, teknologi, dan kapasitas tim.

04
Workshop, Handover, dan Action Tracking

Menyelaraskan rekomendasi dengan pemilik proses, membahas penanggung jawab, serta menyiapkan langkah tindak lanjut dan review berkala.

Contoh deliverable

  • Peta proses dan gap utama
  • Daftar prioritas kontrol/perbaikan
  • Roadmap implementasi bertahap
  • Workshop atau action tracker sesuai scope

Data awal yang dibutuhkan

SOP/prosedur pengadaan dan supply chain, struktur tim, flow proses, template dokumen, data kinerja atau isu yang boleh ditelaah, daftar vendor/jenis layanan bila relevan, serta target bisnis dan batas mandat advisory.

Pertanyaan umum

Apakah scope harus mencakup seluruh supply chain?

Tidak. Advisory dapat difokuskan pada proses tertentu seperti sourcing, vendor management, inventory, distribusi, atau hubungan antarproses yang paling bermasalah.

Apakah PMI akan mengganti SOP perusahaan?

Tidak otomatis. PMI menelaah dan memberikan rekomendasi; perubahan kebijakan dan SOP tetap memerlukan keputusan serta persetujuan internal perusahaan.

Bisakah pekerjaan dimulai dari satu pain point operasional?

Bisa. Scope dapat dibuat bertahap, dimulai dari isu prioritas lalu diperluas setelah data dan hasil awal dievaluasi.

Program dan layanan terkait

RINGKASAN LAYANAN

Informasi program

Cakupan

Procurement & supply chain advisory

Durasi

Disesuaikan dengan scope dan kesiapan data

Output

Deliverable sesuai proposal dan mandat

Kebutuhan teknis, fasilitas, waktu dan dokumen hasil ditetapkan dalam penawaran tertulis.
START A CONVERSATION

Punya kebutuhan yang spesifik?

Jelaskan target dan konteks operasional Anda. Tim PMI membantu menentukan langkah berikutnya.