PMI membantu perusahaan merancang team building yang relevan dengan kebutuhan tim, bukan sekadar permainan. Program dapat menggabungkan experiential activity, problem solving, komunikasi, leadership, refleksi, dan action commitment dengan mempertimbangkan kondisi peserta, lokasi, dan tingkat aktivitas.
participant arrival → opening dan objective setting → warm-up → team challenge/activity → reflection/debrief → break → activity lanjutan → action commitment → closing → evaluation.
Menetapkan tujuan, isu tim yang boleh dibahas, jumlah peserta, level jabatan, kondisi peserta, lokasi, durasi, dan kisaran anggaran.
Menyusun aktivitas berdasarkan tujuan, tingkat fisik, kebutuhan fasilitasi, alat, venue, pembagian kelompok, dan metode refleksi.
Finalisasi rundown, fasilitator, logistik, konsumsi, transportasi, briefing keselamatan, kondisi cuaca, dan rencana alternatif.
Pelaksanaan aktivitas, fasilitasi refleksi, dokumentasi, feedback peserta, dan action commitment atau follow-up sesuai scope.
Tujuan team building, jumlah dan profil peserta, level jabatan, kondisi fisik atau kebutuhan aksesibilitas yang perlu dipertimbangkan, lokasi/kota, tanggal, durasi, preferensi indoor/outdoor, transportasi, konsumsi, serta kisaran anggaran.
Tidak. Tingkat aktivitas dapat disesuaikan dengan profil peserta, tujuan program, lokasi, dan kondisi yang perlu diperhatikan.
Bisa selama isu dan tujuan dibahas pada tahap brief. Aktivitas dan debrief kemudian disusun untuk mendukung tema tersebut.
Rencana alternatif, venue cadangan, atau modifikasi aktivitas dapat disiapkan sejak planning sesuai kondisi lokasi dan jenis kegiatan.