Supervisor gudang perlu menghubungkan target operasional dengan akurasi persediaan, kinerja tim, dan keselamatan kerja. Program ini membahas cara mengatur pergantian shift, membaca indikator produktivitas, melakukan coaching, dan menyusun perbaikan proses yang dapat dipantau.
Peserta mampu menetapkan indikator kerja yang relevan, mendiskusikan hasil kinerja tim, dan menyusun rencana tindak lanjut untuk masalah operasional gudang.
Supervisor gudang, calon kepala gudang, koordinator shift, dan personel yang bertanggung jawab atas pengawasan kerja tim warehouse.
Materi dikembangkan berdasarkan tugas peserta dan kebutuhan perusahaan. Setiap bahasan dilengkapi penjelasan agar ruang lingkup pembelajaran dapat dipahami sebelum penyusunan penawaran.
Menyusun pembagian tugas dan prioritas kerja dengan mempertimbangkan kapasitas tim serta volume aktivitas.
Mengenali indikator ketepatan proses, hasil kerja, dan kesalahan pencatatan yang perlu ditinjau supervisor.
Memperjelas peran kerja, instruksi operasional, serta perpindahan informasi antarshift.
Meninjau kondisi kerja secara sistematis dan mengidentifikasi temuan yang memerlukan perbaikan.
Membahas hubungan antara gejala operasional, kemungkinan penyebab, dan kebutuhan tindakan korektif.
Memberikan umpan balik kepada anggota tim serta menyusun target tindak lanjut yang dapat dievaluasi.
Peserta menganalisis contoh dashboard serta situasi kerja tim gudang, lalu mendiskusikan langkah prioritas dan tindak lanjut. Evaluasi berdasarkan hasil latihan, pemahaman indikator, dan rencana aksi peserta.
Sertifikat pelatihan mengikuti paket yang disepakati; dokumen latihan atau rencana tindak lanjut dapat disusun sebagai bagian dari pembelajaran.
Ya. Peserta mempelajari cara membaca indikator dan menyusun contoh tindak lanjut berdasarkan kasus operasional.
Program relevan bagi calon kepala gudang dan koordinator shift yang mulai bertanggung jawab atas hasil kerja tim.
Bisa dibahas berdasarkan kebutuhan serta data yang boleh digunakan untuk pembelajaran.