Kesiapan tanggap darurat memerlukan koordinasi peran serta pemahaman jalur komunikasi dan evakuasi, bukan hanya pengetahuan tentang titik kumpul. Program ini membantu anggota tim meninjau prosedur yang berlaku, mendiskusikan skenario, dan melakukan latihan sesuai rencana darurat serta persetujuan pengelola fasilitas.
Peserta mampu menjelaskan perannya dalam struktur respons darurat, memahami cara meneruskan informasi penting, serta meninjau pelaksanaan evakuasi dan temuan perbaikan dari latihan yang dipandu.
Anggota Emergency Response Team (ERT), personel HSE, fire warden, petugas keamanan, dan pengelola gedung atau fasilitas perusahaan.
Materi dikembangkan berdasarkan tanggung jawab peserta dan kebutuhan operasional perusahaan. Setiap topik dapat disesuaikan dengan kondisi kerja yang dibahas pada tahap konsultasi.
Memahami tanggung jawab tim, pengambilan keputusan sesuai kewenangan, serta hubungan kerja dengan pengelola fasilitas dan petugas terkait.
Membahas informasi yang perlu dilaporkan, urutan pemberitahuan, dan koordinasi antaranggota tim sesuai prosedur perusahaan.
Mengenali jalur keluar, kondisi akses, serta hambatan yang dapat memengaruhi perpindahan orang menuju area aman.
Memahami pengaturan titik kumpul, penyampaian informasi, serta koordinasi pekerja atau tamu selama simulasi.
Membahas proses pencatatan personel serta kebutuhan pelaporan apabila terdapat informasi kehadiran yang belum sesuai.
Meninjau hasil simulasi, hambatan komunikasi, serta tindakan perbaikan yang perlu disampaikan kepada penanggung jawab fasilitas.
Kelas menggunakan diskusi skenario dan tabletop exercise. Jika termasuk paket, latihan evakuasi dilakukan sesuai rencana darurat perusahaan, izin lokasi, dan pengawasan yang memadai; hasil evaluasi dirangkum sebagai masukan untuk perbaikan kesiapsiagaan.
Sertifikat partisipasi dapat diberikan apabila termasuk dalam paket. Hasil drill dan dokumen tindak lanjut mengikuti ruang lingkup yang disepakati.
Lokasi dan skenario dapat disesuaikan dengan rencana tanggap darurat fasilitas setelah persetujuan serta kesiapan pengawasan dipastikan.
Cakupan awal adalah tabletop exercise dan simulasi non-hazardous; penggunaan fasilitas khusus memerlukan persetujuan dan persyaratan terpisah.
Pelaksanaan peran, komunikasi, proses evakuasi, dan temuan perbaikan sesuai tujuan simulasi yang disepakati.