Aktivasi budaya bukan sekadar acara seremonial. PMI membantu menyusun format yang menghubungkan key message perusahaan dengan pengalaman peserta melalui workshop, experiential activity, leadership communication, internal campaign, dan materi pendukung sesuai kebutuhan.
opening dan leadership message → pengantar nilai/tema → experiential activity atau workshop → refleksi dan diskusi → komitmen/tindak lanjut → closing → dokumentasi dan materi follow-up.
Menetapkan nilai atau perilaku yang ingin diperkuat, sasaran peserta, konteks organisasi, dan pesan yang telah disetujui manajemen.
Menyusun storyline, format workshop/aktivitas, metode engagement, visual direction, dan kebutuhan materi pendukung.
Finalisasi rundown, fasilitator, materi peserta, venue, teknis, komunikasi internal, dan rencana partisipasi.
Pelaksanaan program, dokumentasi, pengumpulan feedback, serta handover materi atau agenda tindak lanjut sesuai scope.
Nilai/core values yang digunakan perusahaan, perilaku yang ingin diperkuat, target peserta, level jabatan, pesan leadership, konteks perubahan organisasi, format acara, lokasi, durasi, kisaran anggaran, serta materi komunikasi yang sudah ada.
Tidak. Aktivasi juga dapat digunakan untuk menyegarkan nilai yang sudah ada, memperkuat perilaku tertentu, atau mendukung perubahan organisasi.
Keterlibatan leadership sangat membantu konsistensi pesan. Bentuk keterlibatannya dapat berupa opening message, panel, workshop, atau format lain sesuai brief.
Bisa jika termasuk scope, misalnya toolkit, visual reminder, materi komunikasi internal, atau bahan follow-up program.