Program ini menghubungkan keterampilan individual pengemudi dengan SOP armada, pola perjalanan, dan pengawasan supervisor. Tim PMI bersama perusahaan dapat mengidentifikasi kebutuhan pembinaan berdasarkan jenis kendaraan, karakter rute, serta risiko operasional, kemudian menyelaraskan materi dan evaluasi dengan tujuan program.
Pengemudi memahami kesiapan perjalanan serta pengambilan keputusan defensif, sedangkan supervisor mampu meninjau hasil observasi dan menyusun tindak lanjut pembinaan sesuai indikator yang disepakati.
Pengemudi kendaraan operasional, fleet coordinator, supervisor armada, personel General Affairs (GA), serta tim HSE yang terlibat dalam keselamatan perjalanan perusahaan.
Materi dikembangkan berdasarkan tanggung jawab peserta dan kebutuhan operasional perusahaan. Setiap topik dapat disesuaikan dengan kondisi kerja yang dibahas pada tahap konsultasi.
Mengenali jenis perjalanan, pola pekerjaan, dan perilaku yang berpotensi meningkatkan risiko pada kendaraan serta pengemudi armada.
Membahas pengamatan bahaya, pengelolaan kecepatan dan jarak, serta keputusan berkendara sesuai karakter rute tugas.
Meninjau rutinitas pemeriksaan awal, pencatatan temuan kendaraan, dan komunikasi kebutuhan tindak lanjut kepada pengelola armada.
Memahami perencanaan rute, kesiapan pengemudi, tekanan waktu, dan kondisi yang memerlukan penyesuaian perjalanan.
Membahas cara menggunakan temuan observasi berkendara untuk memberikan umpan balik yang jelas dan relevan bagi pengemudi.
Menyusun contoh prioritas perbaikan, pembagian tanggung jawab, dan cara memantau tindak lanjut pembinaan pengemudi.
Peserta membahas kasus perjalanan dan rutinitas pemeriksaan armada. Paket dengan praktik dapat mencakup observasi keterampilan serta coaching pengemudi; supervisor meninjau temuan untuk menyusun rencana pembinaan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Certificate of Completion mengikuti ketentuan paket Pro Drive yang disepakati. Dokumen pelatihan bukan izin mengemudi.
Program ini juga membahas SOP armada, penilaian perilaku, pemeriksaan kendaraan, serta rencana tindak lanjut supervisor.
Praktik dan coaching tersedia pada format yang mencakup penilaian keterampilan; cakupannya dikonfirmasi sesuai kebutuhan armada.
Jenis kendaraan, karakter rute, jumlah peserta, dan kebutuhan pembinaan armada.
Lihat rincian program di Pro Drive Indonesia ↗ untuk konteks layanan. Kebutuhan dan jadwal perusahaan disepakati melalui penawaran PMI.